Cinta, ntah apa artinya dan bagaimana
wujudnya yang mampu membutakan segala yang ada, yang mampu melumpuhkan segala
yang bisa. Tak bisa diterjemahkan dalam bahasa apapun dan tak bisa dijelaskan
dengan ilmu apapun. Itu hanya kiasan belaka yang mampu membelenggu setiap
manusia yang mulai dan telah terpengaruh olehnya. Seolah mata batin pun tak
mampu melihat hal yang dikatakan ada namun sebenarnya tak ada dalam kenyataan.
Bagaimana cara untuk menjelaskan 5 huruf yang dirangkai menjadi satu hingga
begitu mendunia sampai Raja Neptunus pun ikut merasakan perasaan yang dinamakan
“cinta”. Dewa Zeus pun ternyata tak
kalah lemahnya dengan Raja Neptunus untuk ikut merasakan “cinta” hingga akhirnya Hercules pun lahir menjadi pangeran yang
diagungkan. Tak kalah mengejutkan, seorang Dewa seperti Hercules pun bahkan
sampai dibutakan karena “cinta”
dengan seorang gadis manusia yang padahal gadis itu telah berusaha membunuhnya
dan hingga akhirnya ia sempat memilih menjadi manusia daripada menjadi dewa
demi rasa “cinta” nya kepada gadis
manusia tersebut. Lain cerita lagi dari dunia film barat, film romantis yang
cukup banyak mempunyai penggemar di seluruh dunia tak terkecuali saya,
“TWILIGHT”. Film yang menceritakan kisah
seorang vampire dan gadis manusia yang saling mencintai saat kali pertama
mereka bertemu, siapa lagi jika bukan Edward Cullen dan Bella Swan. Edward yang
begitu dingin dan perkataannya yang seolah datang dari masa yang berbeda. Lain
halnya dengan Bella yang selalu ingin mengetahui kebenaran dan berusaha
mencarinya seorang diri. Kehangatan yang begitu romantis setiap kali mereka
bersama dan disetiap adegan kissing
meraka yang begitu mesra. Pernah mempraktekannya? Ya, ku rasa aku pernah. Maaf,
mungkin aku memberi pengaruh buruk. Begitu indahnya kebersamaan antara Edward
dan Bella dan juga cinta mereka yang terlarang di keduanya yang bukan makhluk
yang sama. Begitu besarnya rasa cinta Bella kepada Edward hingga ia selalu
meminta Edward untuk merubahnya menjadi bangsa sepertinya (vampire). Jika
dipikir, sebodoh itu kah Bella hingga harus merelakan dirinya menjadi salah
satu predator berbahaya di dunia yang bisa melenyapkan setiap jiwa dengan
mudahnya. Apa Bella sudah tak mempunyai akal sehat untuk bisa membedakan mana
yang baik dan yang buruk? Begitulah besarnya pengaruh cinta yang bahkan bisa
saja lebih berbahaya dari jenis narkoba apa pun yang ada di dunia ini.
Cinta yang merasuki setiap jiwa manusia
membuatnya rela melakukan hal apa pun demi rasa cintanya. Bahkan pada Tuhan pun
mereka bisa lupa. Ntah racun apa yang diciptkan oleh cinta hingga manusia bisa
menjadi segila itu dan serendah itu karena cinta.
Sekarang ku akui bahwa aku pun merasa
demikian. Cinta yang awalnya tak bisa ku biyarkan dan ku kubur dengan terlalu
mudah untuk tak ku akui. Pada saatnya aku harus akui itu dan hingganya cinta
itu terpaksa. Kini cinta itu memaksa ku untuk di akui dan berkuasa atas hidup
ku. Kini cinta yang ada dalam diri ku semakin menjerat hati, pikiran, jiwa,
jantung, tenaga, dan seluruh hidup ku. Cinta membuat ku semakin tak tentu arah,
hingga alasan terakhir yang ku miliki untuk terhindar dari cinta adalah
kematian. Semudah itu kah untuk menjemput kematian ku sendiri? Aku tak mengerti
apa yang diinginkan cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar